Aku...
Dalam bingkai malam yang dingin
Memaksa diriku hanyut dalam khayal
Terbias senyummu di akhir perjumpaan
Senyuman yang manis namun penuh dengan dendam
Ketika kau tahu diriku akan kembali
Kecupan terakhir penuh rasa haru
Serasa kemarin kau masih di sampingku
Mengapa perpisahan harus terjadi antara kita
Berakhir dengan kebencian yang mendalam
Sedalam inikah...
Aku terperangkap dalam duka
Ku paksakan ‘tuk bertahan
Walau berat beban yang aku rasakan
Terselimuti pertanyaan yang t’bisa ku jawab
Terbias senyummu di akhir perjumpaan
Senyuman yang manis namun penuh dengan dendam
Ketika kau tahu diriku akan kembali
Kecupan terakhir penuh rasa haru
Serasa kemarin kau masih di sampingku
Mengapa perpisahan harus terjadi antara kita
Berakhir dengan kebencian yang mendalam
Sedalam inikah...
Aku terperangkap dalam duka
Ku paksakan ‘tuk bertahan
Walau berat beban yang aku rasakan
Terselimuti pertanyaan yang t’bisa ku jawab
Entah sampai kapan...
Dan sungguh aku t’bisa melupakan rasa ini
Ma’afkan luka yang telah membekas
T’bisa kah kau obati walau sejenak
Aku akan mencoba ikhlaskan
Tapi ijinkan aku tetap menyimpan rasa ini
Dalam...
Terimakasih karena telah singgah di hatiku
Puncak itu akan jadi saksi
Dikala dini hari kau bangunkan aku
Jemput...
I Hope Going to Heaven with You in The Future
#cup-cup
Rabu,060416;00.30
No comments:
Post a Comment