PKH Monitoring

Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan program bansos bersyarat yang diberikan pemerintah pusat kepada masyarakat prasejahtera, salah satu manfaatnya adalah membantu sekolah anak-anak mereka sehingga diharapkan seluruh anak-anak penerima manfaat program ini bisa mendapatkan pendidikan yang sama dengan anak-anak lainnya.

Untuk mendukung berlangsungnya program ini dengan baik maka perlu adanya monitoring dan evaluasi dari para Pendamping dimasing-masing wilayah kerja, sehingga bisa mengawasi, membimbing/membina dan mengarahkan anak-anak penerima manfaat program ini untuk bisa lebih semangat menuntun ilmu, dan melihat sejauh mana pemanfaatan bantuan ini untuk pendidikan yang lebih baik.

Para Pendamping PKH di tuntut untuk bisa mengemas dengan baik disetiap pertemuan FDS (Family Development Session) atau yang lebih dikenal dengan P2K2 (Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga), sehingga penerima manfaat benar-benar menggunakan bantuan ini untuk keperluan yang mendukung kesehatan dan pendidikan.

Dalam monitoringnya, Irmansyah selaku Pendamping PKH Kec.Raba mengingatkan sekolah-sekolah diwilayah kerjanya untuk bisa membantu anak-anak penerima manfaat ini agar benar-benar diperhatikan dan diberikan layanan pendidikan yang terbaik.

“tugas kami bukan hanya mengawasi anak-anak penerima manfaat program PKH ini, tapi kami juga punya tanggungjawab terhadap pendidikan anak-anak mereka, dengan cara apa? Kami mengingatkan sekolah-sekolah agar bisa memberikan pendidikan yang lebih kepada anak-anak penerima manfaat ini” ungkapnya.

Irman menambahkan “jika anak-anak ini tidak memenuhi target 85% kehadiran dalam pendidikannya maka bantuan bisa saja ditangguhkan”

“anak-anak penerima manfaat ini sangat aktif, mereka rajin, meski kondisi pandemi mereka tetap semangat” ungkap salah satu guru mereka.

Sukses untuk anak-anak kami PKH 👍💪

No comments:

Post a Comment