Entah episode yang keberapa ini... aku juga t'tahu !?
Apalagi ditanya halaman keberapa...
Sudahlah bukan itu yang ingin ku tulis
Tapi ini hanyalah sebuah cerita dalam angan
Yang terus mendampingiku dalam dekap yang t'bs ku lukiskan
Malam ini ku mencoba menoleh sedikit lembaran itu...
Lembaran yang sudah tertanam dalam....
Lembaran yang sudah terjaga lama....
Kutemukan taman yang dulu kutanami dengan bunga yang begitu indah
Terkadang malamnya ia berubah menjadi rembulan sepasi
Bersinar tajam
antara sinar-sinar bintang
Menghiasi malam-malam
Membuat sayap-sayap itu
terhenti
Walau hanya sejenak
Ingin merasakan nikmatnya sinarmu
Maafkan ku karena t'bisa merawatmu
Kumbang-kumbang berkelana
Mengiringi
waktu yang t'bisa menunggu
Siapapun hinggap di dedaunanmu
Yang sesekali
menghisap sarimu
Bahkan berkhayal ingin memilikimu
Aku sendiri antara
sadar dan tidak
Bingung harus bagaimana
Bunga yang ku tanam
Bunga yang
kurawat
Aku t'bisa memilikimu
Aku t'bisa membawamu pergi dari taman yang penuh
dengan kumbang itu
Sesekali kau bertanya...
Kapankah ???
Kapankah kau akan
datang
Membawaku jauh dari kumbang-kumbang ini
Agar bisa mejadi yang terbaik disisimu ?
Kapan ?
Sebuah pertanyaan yang t'bisa ku jawab
Sebuah pertanyaan yang membuatku sakit
Sakit karena tidak bisa mendapatkanmu
Sebuah pertanyaan yang t'bisa ku jawab
Sebuah pertanyaan yang membuatku sakit
Sakit karena tidak bisa mendapatkanmu
Sakit karena t'bisa membawamu
Sakit karena mengingat semuanya
Berbulan-bulan sudah terlewat
Berbulan-bulan sudah terlewat
Kini bungaku akan dibawah sudah...
Aku diam membisu
Terpaku dalam bayang yang t'kunjung usai
Kini penjagamu yang baru telah datang
Datang membawa semua yang kau inginkan
Meninggalkan semua harapan & asa pula
Kini penjagamu yang baru telah datang
Datang membawa semua yang kau inginkan
Meninggalkan semua harapan & asa pula
Pupus sudah...
Lenyap sudah...
Larut dalam bungkusan malam nan sepi
Bagai diterpa ombak t'bertuan
Sekali lg
Aku diam terpaku
Lenyap sudah...
Larut dalam bungkusan malam nan sepi
Bagai diterpa ombak t'bertuan
Sekali lg
Aku diam terpaku
Rabu, 030116;23.35

No comments:
Post a Comment